Geothermal dan Arah Baru Pembangunan Berkelanjutan Halmahera Barat

Editor: KRITIKPOST.ID

Foto: Rafi Wadja (Pemuda Halmahera Barat) 
KRITIKPOST.ID, HALBAR — Pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Kabupaten Halmahera Barat dinilai sebagai bagian dari dinamika pembangunan daerah yang perlu disikapi secara objektif dan konstruktif.

Pemuda Halmahera Barat, Rafi Wadja, menilai investasi di sektor energi terbarukan merupakan langkah strategis dalam konteks transisi energi nasional sekaligus peluang bagi daerah untuk memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang. 

Namun, ia menekankan bahwa pembangunan harus tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan, akuntabilitas, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat lokal.

“Geothermal bukan semata proyek energi, tetapi bagian dari arah baru pembangunan yang menuntut tata kelola yang baik, transparansi, serta pelibatan masyarakat secara bermakna,” ujar Rafi.

Menurutnya, potensi manfaat ekonomi seperti penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan sektor pendukung perlu diiringi dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal. 

Hal ini penting agar masyarakat Halmahera Barat tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku utama dalam proses pembangunan.

Rafi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan—pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat—untuk menjaga ruang dialog yang sehat dan rasional, sehingga setiap proses pembangunan dapat berjalan dalam suasana kondusif dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang daerah.

“Yang kita dorong adalah pembangunan yang cerdas, jujur, terukur, dan berkeadilan,” tutupnya.(RD/Red) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Copyright © 2021 KritikPost.id | Powered By PT. CORONGTIMUR MEDIA GRUP - All Right Reserved.