KritikPost.Id, HALUT- Buntut dari pemalsuan dokumen berupa tanda tangan yang dipalsukan, ketua Hipmi Halut, Ando Iwisara akan mengambil langkah hukum demi mencari keadilan ke pihak kepolisian.
Sebelumnya, dalam proses Musyawarah Daerah Luar Biasa (musdalub) DPD HIPMI MALUT, muncul surat rekomendasi ke kubuh regen tanpa sepengetahuan pengurus BPC HIPMI HALUT termasuk Ketua Umum.
![]() |
| Dokumen yang dipalsukan |
Ando Iwisara menyatakan, pihaknya merasa dirugikan atas kejadian tersebut, dikarenakan hal ini sangat berdampak negatif bukan hanya pada organisasi tetapi kepada urusan bisnis kami kedepan.
"Secara pribadi maupun organisasi kami dirugikan dengan adanya rekomendasi tersebut dan pengaruh terhadap bisnis yang kami jalani." Ungkapnya dengan nada kesal.
Sehingga lanjutnya, "saya mengambil langkah hukum dalam waktu dekat, demi mencari keadilan yang sengaja dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab." Tegasnya.
Menurutnya, "jika yang bersangkutan tidak ada itikad baik, maka proses ini tidak ada ampun bagi oknum pemalsu dokumen, karena akan berhadapan dengan pihak penegak Hukum."
Sampai dengan berita ini dinaikan, Ando Iwisara masih menunggu oknum pemalsu dokumen agar mengakui perbuatan tidak terpuji tersebut.
(RG/Red)

