Dugaan Penganiayaan Warga Bosso, PIKI Halsel Tegaskan Premanisme Tak Boleh Tumbuh di Bumi Saruma

Editor: Admin Corong Timur

Foto: Ian Matheis, S.H (Ketua Tim Konsolidasi PIKI) Halmahera Selatan
KRITIKPOST.ID, HALSEL — Ketua Tim Konsolidasi Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Halmahera Selatan, Ian Matheis, mendesak aparat TNI dan Polri mengusut tuntas dugaan penganiayaan terhadap Rambo Riung Dogowini, warga Desa Bosso, Kecamatan Gane Barat Utara.

Ian menegaskan, tindakan premanisme dan main hakim sendiri tidak boleh dibiarkan tumbuh di Bumi Saruma. 

Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran hukum harus diproses secara transparan dan pihak yang terbukti terlibat harus mendapatkan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menyoroti dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut. 

Rambo disebut mengalami luka memar di bagian wajah dan tubuh, termasuk gumpalan darah pada bagian mata. 

Korban juga dilaporkan mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

“Dugaan penganiayaan ini harus diusut sampai tuntas. Jika benar ada oknum aparat yang terlibat, jangan ada yang dilindungi. Semua harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Ian.

Ian secara khusus mendesak Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, S.H., S.I.K., M.M., agar mengusut perkara tersebut secara transparan serta menindak tegas personel yang terbukti terlibat.

Ia juga meminta Dandim 1509/Labuha, Letkol Inf. Syamsul, S.I.P., mengambil langkah tegas terhadap anggota TNI yang diduga terlibat, termasuk mempertimbangkan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) apabila terbukti memenuhi ketentuan yang berlaku.

Foto: Rambo Dogowini (Korban Penganiayaan Oleh Terduga Pelaku Anggota TNI-POLRI) 
“TNI harus benar-benar membuktikan bahwa TNI bersama rakyat, bukan justru menganiaya rakyat. Jika ada anggota yang terbukti melakukan pelanggaran, harus ada tindakan tegas tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ian menegaskan, penanganan kasus ini penting untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI dan Polri.

Pernyataan tersebut disampaikan Ian Matheis kepada media KRITIKPOST.ID melalui sambungan telepon seluler pada Selasa (13/10/2026).


Editor: RD

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Copyright © 2021 KritikPost.id | Powered By PT. CORONGTIMUR MEDIA GRUP - All Right Reserved.