Kapolres Halsel Ungkap Penyelidikan Penembakan Guru SDN 258 Diduga Berkaitan dengan Konflik Sekolah

Editor: Admin Corong Timur

Foto:AKBP Hendra Gunawan (Kapolres Halmahera Selatan) 
KRITIKPOST.ID, HALSEL – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan terus mengusut kasus penembakan yang menimpa seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Jansen Lazarus Filipi Paulus(30), di Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Peristiwa yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) menggunakan senapan angin itu terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 19.20 WIT. 

Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor sebelum akhirnya terkena tembakan di bagian dada kanan.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD Labuha untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, mengatakan penyidik telah bergerak cepat dengan memanggil dan memeriksa sejumlah orang yang namanya muncul dalam proses penyelidikan.

"Ada beberapa nama yang disebutkan itu sudah kita periksa. Kita panggil dan periksa mereka sebagai saksi," ujar Hendra kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga motif penembakan berkaitan dengan persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah tempat korban mengajar.

Kapolres menjelaskan, penyidik juga memperoleh informasi mengenai adanya laporan dugaan pelecehan terhadap sejumlah siswa yang telah masuk ke Polres Halmahera Selatan. 

Informasi tersebut kini menjadi salah satu bagian yang didalami dalam proses penyelidikan.

"Katanya di internal sekolah lagi ribut terkait dugaan pelecehan. Para korban sudah mulai melapor. Menurut korban penembakan, ada anak-anak di sekolah yang dilecehkan sehingga ada orang-orang yang tidak suka kepada dia," jelas Kapolres.

Meski demikian, Hendra menegaskan bahwa hingga saat ini kepolisian belum menetapkan tersangka maupun memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab, baik dalam perkara dugaan pelecehan maupun kasus penembakan terhadap Jansen Lazarus.

Ia menekankan bahwa seluruh informasi yang berkembang masih dalam tahap pendalaman dan harus dibuktikan melalui proses penyidikan yang sesuai dengan ketentuan hukum.

Saat ini, penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut dilakukan secara paralel. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa para saksi, serta menunggu hasil visum sebagai bagian dari proses penyidikan.

Polres Halmahera Selatan memastikan akan mengusut tuntas kasus penembakan terhadap Jansen Lazarus sekaligus mendalami laporan dugaan pelecehan yang diduga menjadi salah satu latar belakang munculnya konflik di lingkungan sekolah.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta dan pihak yang bertanggung jawab dalam kedua perkara ini," tutup Kapolres.


Editor: RD

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Copyright © 2021 KritikPost.id | Powered By PT. CORONGTIMUR MEDIA GRUP - All Right Reserved.