KRITIKPOST.ID, HALUT — Penyatuan dualisme organisasi Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), resmi akan digumuli melalui forum Sidang Sinode Istimewa Bersama (SSIB) 2026.
Hal tersebut ditandai dengan dilantiknya Panitia Pelaksana (Panpel) SSIB 2026, pada Minggu (08/03/2026) kemarin, di gedung gereja "Imanuel" Gamsungi, Tobelo, Halmahera Utara.
Pelantikan Panpel SSIB 2026 tersebut pun mendapat dukungan dan respon positif dari berbagai pihak.
Ketua Bidang (Kabid) Pemuda GMIH, Pdt. Melky Molle menilai bahwa ini mengisyaratkan lonceng perdamaian telah dibunyikan.
Ketua Bidang (Kabid) Pemuda GMIH, Pdt. Melky Molle menilai bahwa ini mengisyaratkan lonceng perdamaian telah dibunyikan.
Baginya, "Panggilan lonceng perdamaian menjadi tanda panggilan iman yang emansipatoris, sekaligus menjadi tanggung jawab seluruh warga jemaat GMIH," ujarnya.
Selain itu, ia pun menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung proses penyatuan GMIH lewat pelaksanaan SSIB 2026 tersebut.
Sebab menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar agenda organisasi gerejawi, tetapi juga ruang rekonsiliasi penting bagi kehidupan umat, dan masyarakat Maluku Utara umumnya.
"Sebagai organisasi yang lahir dari semangat kebangsaan dan kemanusiaan, Pemuda GMIH memandang bahwa persatuan merupakan nilai fundamental dalam membangun kehidupan bersama," ucapnya.
Kabid Pemuda GMIH juga menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang plural.
Oleh karena itu, setiap langkah yang bertujuan memulihkan persaudaraan dan memperkuat kesatuan patutlah didukung berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan intelektual dan pemuda gereja.
Sebab, baginya proses penyatuan GMIH bukan hanya soal penyelesaian persoalan internal dan eksternal, tetapi juga menyangkut kesaksian gereja di tengah masyarakat.
"Gereja yang bersatu akan lebih kuat dalam menjalankan pelayanan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan," tegasnya.
Sebaliknya, "Perpecahan justru melemahkan energi pelayanan, serta menimbulkan keresahan yang tiada hentinya," sambungnya. (Red).
