KRITIKPOST.ID, JAKARTA — Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (Formapas) menegaskan bahwa seluruh aktivitas pertambangan PT Smart Marsindo telah berjalan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku.
Foto: Riswan Sanun (Ketua Umum PP Formapas Malut)
Riswan Sanun (Ketua Umum PP Formapas Malut) menilai izin PT Smart Marsindo sudah sesuai prosedur yang berlaku dari mulai MODI, AMDAL bahkan IPPKH.
Perusahan sebelum melakukan kegiatan, ada feasibility study. Ini dilakukan untuk menila perusahan ini layak secara teknis, ekonomi, hukum, lingkungan, sosial dll.
Perusahan ini beroperasi secara terbuka, diketahui masyarakat dan pemerintah, jadi kalu tidak lengkap perizinannya, tidak mungkin sekian tahun bisa melakukan kegiatan pertambagan dengan bebas.
Jadi ini yang harus kita dipahami sebelum berkomentar sehingga tidak terkesan adanya kepentingan tertentu.
Riswan juga menekankan kalu merujuk ke UU 27/2017 yang melarang ada kegiatan tambang di Pulau Kecil, ada perusahaan yang beroperasi di Pulau Fao dan Pulau Pakal yang lebih urgent untuk dibijaki.
Riswan juga mendukung Upaya pemulihan lingkungan di kawasan tambang nikel Pulau Gebe yang digencarkan PT Smart Marsindo.
Melalui program reklamasi, perusahaan menanam sedikitnya 4.000 pohon di empat titik lahan bekas tambang sebagai bagian dari kewajiban pemulihan sesuai regulasi pertambangan nasional.
Melalui programa reklamasi, Kegiatan tersebut PT Samrt Marsindo turut melibatkan masyarakat setempat, mulai dari penyemaian bibit hingga penanaman di lapangan.
Bibit reklamasi disemai oleh masyarakat untuk setiap polybag dibayar oleh perusahaan Rp3.000 dengan jarak tanam sekitar tiga meter. Hal ini sebagai bentuk Komitmen PT Smart Marsindo terhadap Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang.
Riswan juga mengapresiasi PT Smart Marsindo dibawah kepemimpinan Direktur Jilly R. Lumankum berkomitmen terhadap kemajuan Pendidikan di Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara.
Komitmen ini diwujudkan melalui pembangunan Gedung SMAN 3 Pulau Gebe, guna mendukung pendidikan menengah di wilayah Pulau Gebe.
PT Smart Marsindo juga menyediakan bantuan bus sekolah yang melayani siswa di beberapa desa. Selain itu, sebanyak 20 unit laptop dihibahkan guna memperkuat pengetahuan digital siswa.(RD/Red)