KRITIKPOST.ID, HALSEL — Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) resmi dideklarasikan di Kabupaten Halmahera Selatan, menandai langkah awal penguatan organisasi pers yang profesional, solid, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Foto: Wahid Rajak (Ketua PJI Halmahera Selatan)
Ketua PJI Halmahera Selatan, Wahid Rajak, menyatakan bahwa deklarasi tersebut menjadi momentum penting bagi jurnalis lokal untuk memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang bekerja secara beretika dan bertanggung jawab.
Menurutnya, keberadaan PJI di daerah diharapkan mampu menjadi wadah bersama bagi jurnalis untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas kerja jurnalistik.
“Deklarasi PJI di Halmahera Selatan adalah komitmen bersama untuk membangun jurnalisme yang profesional, berimbang, dan menjunjung tinggi kode etik. Kami ingin PJI menjadi rumah bersama bagi jurnalis yang ingin tumbuh dan bekerja secara bermartabat,” ujar Wahid.
Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori, dalam pernyataannya menekankan bahwa profesionalitas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik serta menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pers.
“Saya mengajak seluruh kawan-kawan jurnalis untuk selalu mengutamakan profesionalitas dalam setiap kerja-kerja jurnalistik. Profesionalitas adalah kunci kepercayaan publik terhadap pers,” kata Hartanto.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan internal organisasi sebagai kekuatan utama PJI dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pers yang semakin kompleks.
“Jaga kekompakan. Kekompakan adalah kekuatan kita. Dengan kebersamaan, PJI akan mampu menjadi organisasi pers yang solid, mandiri, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Deklarasi PJI Halmahera Selatan diharapkan menjadi awal terbangunnya sinergi yang sehat antara insan pers, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, dengan tetap menjaga independensi serta fungsi kritis pers.
Melalui deklarasi tersebut, PJI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong jurnalisme berkualitas, memperkuat solidaritas antarjurnalis, serta berperan aktif dalam menciptakan iklim informasi yang sehat dan mencerdaskan publik.(RD/Red)